Minggu, 10 Maret 2019

Tabel Taksonomi Dan Ringkasan pengertian Taksonomi

Taksonomi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah klasifikasi bidang ilmu; kaidah dan prinsip yang meliputi pengklasifikasian objek.
Taksonomi untuk tujuan pendidikan adalah kategorisasi tujuan pendidikan yang digunakan untuk merumuskan tujuan kurikulum dan tujuan pembelajaran.
Taksonomi Bloom merujuk kepada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan. Taksonomi ini pertama kali dirancang oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Menurut Bloom, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain dan setiap ranah atau domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya.
Tujuan pendidikan dibagi ke dalam 3 domain, yaitu:
1. Kognitif, berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir.
2. Afektif, berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri.
3. Psikomotor, berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang, dan mengoperasikan mesin.
Bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantoro pun menggambarkan hal yang sama dalam ungkapan cipta, rasa, dan karsa. Atau ada juga yang menyebutnya dengan: penalaran, penghayatan, dan pengamalan.
Taksonomi merupakan kriteria yang digunakan oleh Guru untuk mengevaluasi mutu dan efektivitas pembelajarannya. Dalam setiap aspek taksonomi terkandung kata kerja operasional yang menggambarkan bentuk perilaku yang ingin dicapai melalui suatu pembelajaran. Kata kerja operasional diperlukan oleh Guru saat menyusun silabus dan RPP.
Berikut ini adalah contoh kata kerja operasional dari masing-masing ranah.
Tabel kata operasional ini hasil dari In House Training Revisi Kurikulum.
Kata Kerja Operasional (Baru), Taksonomi Bloom untuk ranah Kognitif (Pengetahuan)
taksonomi bloom
taksonomi bloom2
Kata Kerja Operasional, Taksonomi Bloom untuk ranah Psikomotorik (Keterampilan)
Bloom-psikomotor
Kata Kerja Operasional, Taksonomi Bloom untuk ranah Afektif (Sikap)
Bloom-afektif

Selasa, 26 Februari 2019

Metodologi Riset Pertemuan 2

Mengapa Melakukan Penelitian?

 > Berangkat dari adanya masalah penelitian
  • yang mungkin sudah di ketahui metode permasalahannya
  • tapi belum di ketahui metodologi permasalahan yang lebih baik
>  Research (Inggris) dan recherce (Prancis)
  • re (kembali)
  • to seacrh ( mencari)
> Proses mengeksplorasi hal-hal yang tidak diketahui, mempelajari dan mempelajari hal-hal baru, membangun pengetahuan baru tentang hal-hal yang belum pernah dipahami sebelumnya (Berndesson at al 2008)

Apa saja yang Dikejar di Penelitian?
penelitian adalah kegiatan yang dipertimbangkan, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi orisinal pada pengetahuan (dawson 2008)

Apa itu penelitian?
  • Penelitian di lakukan karena ada masalah penelitian, dimana masalah penelitian sendiri muncul karena ada latar belakang masalah.
  • Penelitian di lakukan secara terencana,sistematis,berulang-ulang dan terukur.
  • Peneliian harus memiliki orisinalitas (orginality) dan kebarusan (novelity), serta menghasilkan kontribusi yang orisinil pada pengetahuan dalam bentuk menemukan dan merevisi fakta, teori dan aplikasi.
Beberapa Kesalahan Pemahaman
  • Membangun software bukanlah tujuan utama penelitian, hanya testbed untuk mengukur hasil penelitian.
  • Kontribusi ke masyarakat tidak secara langsung bisa diukur, karena itu tidak dimasukkan ke tujuan, tapi ke manfaat penelitian.
Karakter Peneliti

> Peneliti itu boleh salah
  • salah hipotesis
  • salah analisis
  • salah pengujian hipotesis
  • dsb
> Tapi peneliti tidak boleh bohong atau menipu
  • mempermainkan data
  • manipulasi daa pengolahan statistik.
  • dsb
Klasifikasi Penelitian

  1. Pendekatan
  2. Metode
  3. Jenis Kontribusi

Macam-macam pendekatan ada dua (2) yaitu adalah:
1. Pendekatan kualitatif
  • Dari ilmu sosial, konsepnya peningkatan pemahaman terhadap sesuatu dan bukan membangun penjelasan dari sesuatu
  • Dilakukan bidang sistem informasi, dengan metode penelitian seperti “studi kasus” dan “survei”, berbasis pola alur induktif
2. Pendekatan kuantitatif
  • Dari ilmu alam, konsepnya bagaimana sesuatu dibangun dan bekerja
  • Menggunakan skala numerik, berbasis pola alur deduktif‐induktif

Macam-macam metode ada empat (4) yaitu:
1. Penelitian Tindakan 
  • Studi berupa monitoring dan pencatatan penerapan sesuatu oleh peneliti secara hati‐hati, yang tujuannya untuk memecahkan masalah dan mengubah situasi (Herbert, 1990)
2, Eksperimen
  • Investigasi hubungan sebab akibat dengan menggunakan ujicoba yang dikontrol oleh peneliti
  • Melibatkan pengembangan dan evaluasi.
3. Studi Kasus
  • Eksplorasi satu situasi secara mendalam dan hati hati (Cornford and Smithson, 2006)
4. Survei
  • Pengumpulan data dari populasi yang bisa diukur, dengan cara yang ekonomis (Saunders et al., 2007)
  • Melibatkan penggunaan kuesioner dan interview

Senin, 25 Februari 2019

Tugas Metodologi Riset Pertemuan 1

https://www.budiluhur.ac.idLuaran Metodologi Penelitian
• Bab 1-2-3 KKP
• Buat google form utk daftar kelompok dan link blog mahasiswa
• Target Utama : Bab 1-2-3 KKP
• Tugas + Kebudiluhuran: Menulis Di blog
• Uts:Bab 1&2
• Uas: Bab 1-2-3 dan menulis jurnal

Mendeley
Free Mind